Mchsholehuddin Blog

ETIKA DI LINGKUNGAN SEKOLAH

A. Menghormati Guru
Guru adalah pahlawan tanpa jasa, guru adalah orang yang mendidik dan megajarkan kepada kita berbagai ilmu pengetahuan, baik secara formal maupun nonformal.
Tugas guru sangatlah mulia. Mereka membantu tugas para orang tua untuk mengantarkan putra –putrinya menggapai masa depan yang lebih cerah. Oleh karena itu, kita harus menghormati dan menjaga sikap agar mereka tidak kecewa apalagi sampai sakit hati. Dengan kita berlaku baik dan hormat pada mereka maka, kita akan memperoleh apa yang kita harapkan, yakni ilmu yang bermanfaat.
Lantas bagaimana bersikap yang baik kepada mereka? Beberapa contoh berikut bagaimana kita bersikap yang seharusnya kepada mereka:
a. Menghormati mereka dimanapun mereka berada,baik di sekolah maupun diluar sekolah
b. Mengucapkan salam seraya menyapa dengan hormat saat berpapasan dengan mereka.
c. Memperhatikan dan mendengarkan saat mereka menerangkan pelajaran di kelas.
d. Mengerjakan semua tugas pelajaran yang mereka berikan.
e. Tidak mengolok-olok, mengerjai dan tidak membicarakan kejelekan mereka.
f. Bertanya dengan sopan ketika menemui pelajaran yang kurang di pahami.
g. Benggunakan bahasa yang santun ketika berbicara atau ketika bercakap-cakap dengan mereka.

B. Menghormati Peraturan Sekolah
Untuk menciptakan suasana yang tentram dan tertib, maka dibuatlah suatu peraturan. Disemua tempat selalu ada peraturanya,tidak hanya di sekolah .
Peraturan yang ada di sekolah khusus untuk pelaksanaan pendidikan di sekolah agar semua programnya berjalan dengan baik, dan semua pihak wajib mematuhinya.
Selain itu sikap yang perlu kita tunjukkan ialah:
a. Tidak meremehkjan peraturan yang ada.
b. Mendukung pelaksanaanya demi ketertiban bersama.
c. Jika ada peraturan yang memberatkan, melalui perwakilan siswa, hal itu sebaiknya, di musyawarohkan dengan pihak sekolah tanpa melakukan hal yang negatif dan merusak.

D. Bersemangat dalam Belajar
Mencari ilmu pengetahuan merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan bagi setiap umat islam, baik laki-laki maupun perempuan,muda maupun tua. Karena dengan ilmu pengetahuan,hidup seseorang akan lebih bermartabat.
Pepatah mengatakan:
”With Science The World Is In My Hand”
( “Dengan ilmu dunia ada di genggamanku”.)
Tahukah kalian bahwa allah swt.juga telah manjanjikan derajad atau kedudukan yang tinggi kepada orang-orang yang berilmu.
Allah Swt. Berfirman, yang artinya:
“…niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat…”(QS. Al-Mujadilah: 11)
Kewajiban seorang siswa adalah belajar dengan sebaik-baiknya dan berusaha memiliki prestasi. Siswa yang senantiasa bersemangat belajar pasti akan memperoleh kemajuan dan tercapai cita-citanya.
Lihatlah negara-negara besar di dunia ini, seperti Amerika, Jepang, Inggris dan sebagainya. Mereka menjadi bangsa maju karena ilmu pengetahuanya yang tiggi. Tidak mungkin kita menjadi seperti mereka jika generasi bangsa ini, termasuk kita, malas dalam belajar.
Oleh karena itu, sikap yang harus kita miliki adalah:
a. Meneguhkan niat agar kebodohan hilang dari diri kita.
b. Tidak bermalas-malasan dalam belajar.
c. Berusaha menigkatkan prestasi.
d. Berusaha menjadi lebih baik dari hari kehari.

E. Sikap Terhadap Teman
Teman adalah mitra kita dalam menuntut ilmu pengetahuan. Kita harus bekerja sama dengan mereka dalam hal kebaikan serta berlomba dalam mencapai prestasi.
Di sekolah kita setiap hari bertemu dengan mereka. Masing-masing dari mereka memiliki karakter dan latar belakang yang berbeda .
Bagaimanapun keadaanya, mereka adalah teman kita semua, akan tetapi, kita harus bisa memilah mana diantara mereka yang bisa diajak maju dan memberi motivasi serta kebaikan kepada kita dalam mencari ilmu dan menggapai cita-cita.
Dengan teman kita yang perangainya kurang baik,seperti nakal, malas belajar dan sebagainya, kita harus tetap menghargai dan menganggap mereka sebagai teman. Hanya saja kita harus bisa mengontrol diri agar tidak terseret mengikuti mereka. Adapun dengan teman yang rajin, patuh, dan berprestasi, kita harus mencontohnya agar bisa berlomba dalam hal kebaikan denganya.
Bekerja sama dalam hal kejelekan hanya membuat kita tidak pernah mencapai kemajuan, seperti saling menyontek ketika ada ujian, membolos dan sebagainya. Sebaliknya jika itu kita gunakan untuk kebaikan, maka kita akan menjadi siswa yang berprestasi.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Rubric Theme. Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: